fbpx

Cara Menghitung Turnover Rate Karyawan

Cara Menghitung Turnover Karyawan

Turnover rate karyawan adalah sebuah kritikal analisa yang perusahaan harus lakukan, terlebih lagi jika ukuran suatu perusahaan sudah dalam skala besar. Menghitung dan menganalisa turnover rate akan memberikan insight kepada anda apakah karyawan sudah nyaman dengan lingkungan dan budaya kerja di perusahaan anda. Lingkungan kerja yang baik akan dapat meningkatkan kinerja karyawan karena mereka merasa nyaman untuk menghabiskan 1/3 waktu yang dimilikinya dalam sehari untuk beraktivitas di kantor. Lalu, bagaimana cara menghitung turnover rate karyawan tersebut? Tim HR anda dapat melakukan analisa perhitungan tersebut dalam suatu periode. Pada umumnya analisa dilakukan setiap tahun, namun anda dapat melakukannya setiap 3 bulan bahkan setiap bulannya. Berikut ini telah kami rangkum cara menghitung turnover rate karyawan yang bisa anda terapkan.

turnover-rate-employee

Data Karyawan Masuk atau Diterima

Pertama, untuk melakukan perhitungan data yang perlu disiapkan adalah data karyawan masuk atau diterima. Pada data ini akan memberikan informasi seberapa besar regenerasi karyawan baru di perusahaan anda. Karyawan baru bisa anda bedakan menjadi 2 yaitu karyawan baru untuk menggantikan posisi karyawan yang resign atau penambahan karyawan karena kebutuhan perusahaan.

Baca Juga : 6 Tips Manajemen Waktu Saat Di Kantor

Data Karyawan Keluar atau Resign

Data ini menyajikan informasi tentang seberapa besar karyawan yang keluar atau berhenti dari perusahaan anda. Ada 2 jenis karyawan keluar, voluntary & involuntary. Voluntary artinya karyawan yang berhenti karena alasan pribadi tanpa ada paksaan dari pihak perusahaan, hal ini bisa terjadi karena karyawan sudah tidak merasa nyaman dengan kondisi perusahaan, atau mendapatkan tawaran pekerjaan yang lebih baik di perusahaan lain, atau melanjutkan pendidikan (faktor ekternal lainnya). Involuntary artinya karyawan yang berhenti karena alasan keinginan dari perusahaan tersebut. Ada beberapa penyebab perusahaan melakukan involuntary ini bisa dikarenakan performa karyawan yang buruk, perampingan karyawan, mutasi atau lainnya.

Data Karyawan Di Awal Periode

Informasi yang didapat dari data karyawan di awal periode adalah jumlah karyawan yang aktif pada awal periode. Anda bisa mengambilnya dari per tanggal 1 awal bulan atau awal periode perhitungan gaji di perusahaan anda jika cut off periode penggajian dihitung diluar tanggal 1 – 30. Informasi didapat tanpa memperhitungkan data karyawan yang telah masuk atau resign.

Data Karyawan Di Akhir Periode

Data ini adalah jumlah karyawan aktif pada akhir periode perhitungan anda. Hal ini dapat diambil per tanggal 31 desember atau akhir periode perhitungan gaji perusahaan anda jika anda ingin menghitung turnover rate dalam setahun. Jika anda melakukan perhitungan per 3 bulanan maka anda dapat mengambil data karyawan per akhri periode triwulan.

Baca Juga : Kenapa Perusahaan Cari Karyawan Yang Punya Kecerdasan Emosional?

Turnover rate karyawan akan memberikan informasi untuk bisa anda analisa. Dengan nilai rasio tersebut anda bisa menganalisa penyebab karyawan resign dan mengambil tindakan untuk pencegahan. Ada beberapa faktor penyebab tingginya tingkat turnover pada perusahaan anda, diantaranya yaitu:

  • Usia

Karyawan yang berusia lebih muda akan lebih tinggi kemungkinan untuk resign. Turnover rate yang tinggi pada karyawan yang berusia muda disebabkan karena mereka memiliki keinginan untuk mencoba pekerjaan baru yang menurut mereka lebih menantang.

  • Lama Kerja

Untuk pekerja yang memeliki kontrak kerja yang singkat akan cenderung memiliki tingkat turnover yang tinggi.

  • Beban Kerja

Perusahaan yang memberikan beban kerja yang tidak wajar pada karyawannya akan memicu tingginya tingkat turnover pada perusahaan tersebut.

  • Faktor Lingkungan

Lingkungan kerja yang tidak sehat pastinya akan mempengaruhi pada ketidaknyamanan karyawan untuk bekerja. Karena hal ini berkaitan dengan tingkat kebahagian karyawan dalam melakukan aktivitas di kantor. Jika karyawan tidak bahagia maka bisa dipastikan turnover rate pada perusahaan tersebut akan tinggi.

  • Kepuasan Kerja

Kurangnya apresiasi atau penghargaan yang diberikan perusahaan kepada karyawan akan mempengaruhi pada kepuasan kerja seseorang. Maka Perusahaan harus dapat memberikan penghargaan pada karyawan yang berprestasi.

  • Kepuasan Gaji

Ketidakpuasan karyawan pada perusahaan yang disebabkan pada perlakukan tidak adil perusahaan dalam hal kompensasi bisa menjadi alasan kuat tingginya turnover rate perusahaan anda.

Meskipun banyak faktor yang mempengaruhi tingginya turnover rate karyawan, anda bisa mencegahnya dengan memperbaiki sistem pengelolaan yang lebih efektif dan efisien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *